Sabtu, 08 Desember 2018

Pengertian Packing dan Packaging

Di zaman modern seperti sekarang ini, kemasan menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari, terutama untuk kebutuhan produk hasil UKM. Kemasan adalah bagian terluar yang menutupi suatu produk dengan tujuan untuk menjaga produk dari cuaca, guncangan dan benturan-benturan, dengan benda lain. Setiap benda yang membungkus suatu produk di dalamnya dapat disebut dengan packaging selama hal tersebut memang melindungi isinya.
Pada saat menghadapi persaingan pasar, pelaku bisnis makanan ringan membutuhkan perubahan dan inspirasi untuk menyajikan hasil makanan ringan agar berbeda dari produk lainnya. Contohnya dengan cara membuat inovasi bentuk dan desain kemasan barang yang jauh lebih menarik. Untuk Anda yang mau mengawali bisnis kemasan yang inovatif, inilah cara yang dapat Anda lakukan dalam mengawali bisnis tersebut. Kita juga harus mengetaui perbedaan pengertian packing dan packaging.
Tips Persiapan Usaha
Gagasan yang Baru
Untuk Anda yang akan memulai bisnis kemasan memang dibutuhkan ide yang inovatif. Selain itu juga membutuhkan kreativitas yang luar biasa agar bisnis kemasan yang Anda kelola terlihat beda dari yang lain. Maka dari itu usaha Anda akan cepat berkembang.
Perencanaan Usaha.
Perancangan yang matang juga dibutuhkan untuk memulai bisnis packaging. Anda tak akan dapat berjalan tanpa adanya strategi yang matang. Tanpa ada persiapan yang mendalam sama saja Anda merencanakan kegagalan.
Menciptakan Peluang.
Peluang tak selamanya ada, sebaiknya Anda yang seharusnya menemukan peluang itu.
Rekrut Pegawai dengan Baik.
Tanpa melihat ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan mencari karyawan dari luar. Maka, lakukan proses penerimaan dengan baik, jangan tergesa-gesa. Karena sungguh merugi apabila pemilik bisnis yang memiliki tujuan untuk usahanya, tapi merekrut pegawai yang justru menghambatnya meraih visi tersebut.
Lebih efisien.
Saat akan membuat model bisnis, perhatikan ke sekeliling Anda dan carilah contoh keberhasilan dari rencana bisnis yang anda kehendaki, lalu pelajari.
Jadilah yang Terunggul.
Ketika ingin mengawali bisnis, Anda jangan ragu-ragu. Setiap hal yang Anda kerjakan untuk klien mesti yang unggul. Apapun yang Anda produksi dan pasarkan, haruslah yang paling unggul. Kerjakan itu secara berkelanjutan dan kekuatan word of mouth bakal berkembang. Oleh karena itu kita harus membedakan 
Ciptakan Kemasan yang Menarik
Desain packaging makanan ringan yang beda dan kreatif, serta mempermudah klien saat menggunakan dan membawanya karena saat ini para klien lebih mengutamakan nilai realistis.
Menentukan warna kemasan yang cerah dan menarik. Penggunaan warna yang menarik pada packaging akan membuat produk kemasan terlihat lebih menonjol dari sisi pewarnaan. Efek mengkilat yang dihasilkan dari warna kemasan itulah yang akan menimbulkan kesan mewah pada produk.
Tambahkan informasi yang singkat dan jelas tentang produk yang ada pada kemasan produk. Informasi yang dicantumkan mengenai petunjuk pemakaian dan kegunaan barang.
Manfaat Packaging
Manfaat yang paling mendasar dari packaging adalah untuk melindungi barang dari kerusakan-kerusakan, agar lebih mudah diangkut dan dipasarkan. Menurut umum manfaat packaging pada bahan pangan adalah:
Melindungi produk selama proses distribusi dari penghasil hingga ke pelanggan, agar barang tidak terserai, terutama untuk cairan, pasta atau butiran.
Memelihara barang dari cahaya ultraviolet, panas, hujan, oksigen, benturan, kontaminasi dari kotoran yang dapat merusak dan mengurangi kualitas produk.
Sebagai identitas barang, pada perkara ini, packaging dapat dipakai untuk alat komunikasi kepada konsumen melalui label yang terdapat pada bungkusan.
Meningkatkan Efisiensi dapat memudahkan Anda dalam menghitung misalnya: Satu kemasan berisi 10, 1 lusin, 1 gross dan lain sebagainya.
Klasifikasi kemasan
kemasan bisa dikategorikan berdasarkan 2 sistem yaitu:
1. Klasifikasi packaging menurut frekuensi pemakaian
Kemasan sekali pakai (disposable) adalah kemasan yang langsung dibuang sesudah dipakai.
Contohnya: kemasan plastik es, kemasan permen dan lain-lain.
Kemasan yang dapat dipakai berulang-ulang (multitrip). Misalnya: Botol minuman, botol kecap, botol sirup dan lain-lain
2. Klasifikasi Kemasan Berdasarkan Sistem Kemas
Packaging primer adalah packaging yang langsung mengemas produk makanan. Misalnya kaleng susu, botol minuman, bungkus tempe dan lain sebagainya.
Kemasan sekunder yaitu kemasan yang berguna untuk melindungi barang lainnya. Contohnya: kotak karton untuk wadah susu dalam kaleng, kotak kayu untuk buah yang dibungkus, keranjang tempe dan lain sebagainya.
Mungkin cukup sekian kami rangkum tentang usaha packaging. Dan jangan lupa untuk mempelajari perbedaan pengertian packing dan packaging. Semoga bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Pengertian Pest Control

Pest Control merupakan Pengendalian hama mengacu pada peraturan atau manajemen dari spesies didefinisikan sebagai hama, dan dapat dianggap merugikan kesehatan seseorang, ekologi atau ekonomi. Seorang praktisi pengendalian hama disebut pembasmi.
Ada sedikit pengertian yang tidak sama, saat orang-orang biasanya menyebutkan pest control sebagai ‘pembasmi’ tetapi dikalangan beberapa praktisi sendiri pest control lebih disimpulkan sebagai pengendalian hama.
Etimologi dari pest control sendiri merujuk kepada bahasa Inggis, pest yang berarti hama sedang control yaitu pengendalian, jadi kurang pas bila kita mengartikan pest control sebagai penghilang hama atau pembasmian hama secara total. Kata control sendiri diambil lantaran pada dasarnya hama tak dapat dibasmi karena mereka merupakan satu kesatuan ekosistem lingkungan hidup, tujuannya jika ada satu tipe hama habis dibasmi jadi bakal mengganggu keseimbangan ekosistem lingkungan. Walau demikian, hama tetaplah bisa dikendalikan atau ‘dibasmi’ pada lingkup spesifik supaya tidak mengganggu kegiatan manusia.
Type hama yang dikendalikanpun juga dibatasi, yang dikendalikan cuma urban pest (hama perkotaan) bukanlah hama seperti diperkebunan maupun dipertanian, hama yang diakukan dalam pest control seperti berikut :
#Serangga terbang (nyamuk serta lalat)
#Serangga merangkak (semut, kecoa, tikus serta rayap)
#Hama gudang (kumbang, kutu, ngengat serta ulat)
#Hama spesial (kaki seribu, laba-laba, tokek, kelelawar, burung, dan lain-lain)
Aktivitas ingindalian yang dikerjakan oleh beberapa praktisi usaha pest control diantaranya :
#spraying (penyemprotan)
#fogging (pengasapan)
#misting (pengembunan)
#penggasan (fumigation)
#baiting (pengumpanan)
#dusting (pemberian bubuk)
#apabila dibutuhkan juga memakai bahan kimia beracun (pestisida)
Sebagian kegiatan di atas memanglah mengharuskan orang yang pakar serta terlatih saja yang dapat menjalankannya, tak dapat sembarang orang. Pengendalian hama harus melalui cara yang tepat dengan menggunakan dosis yang pas sesuai standar serta dilakukan oleh orang profesional di kalangannya.
Ada 3 kelompok yang biasanya memakai layanan pest control yakni :
#Industri
#Perumahan (parbrik serta gudang)
#Komersial (cafe, kantor, hotel, apartemen dan lain-lain)
Tujuan akhir dari pest control itu sendiri agar lingkungan tempat tinggal atau kerja kita bisa lebih nyaman serta dapat terlepas dari masalah hama perusak dan kemungkinan penyakit.

Obat pengawet kayu






Kamis, 06 Desember 2018

Pengertian Fumigasi

Fumigasi adalah sebuah metode pengendalian hama professional dengan menggunakan metode tertentu pada komoditas – komoditas dan produk – produk pangan. Fumigan atau gas yang digunakan sangat berbahaya bahkan bagi manusia, oleh karena itu penanganan secara professional mutlak diperlukan.

Meskipun  fumigan sangat berbahaya tetapi tidak merusak komoditi dan produk yang difumigasi, sebaliknya akan membasmi dan mengamankan produk dan komoditi dari adanya investasi hama baik serangga, kutu dan lain-lain.
Untuk menghindari segala jenis resiko maka prosedur dan teknik fumigasi harus dijalankan dengan benar dan ketat oleh fumigator untuk mencapai tujuan dalam membasmi hama dalam produk dan komoditi tanpa menimbulkan resiko sampingan bagi manusia dan hewan peliharaan.

MENGAPA FUMIGASI DIPERLUKAN ?

Barang atau komoditas yang di kirim ke suatu negara tertentu harus bebas dari hama agar penyebaran hama lintas negara tidak terjadi. Bagi negara  manapun pasti mewajibkan komoditas – komoditas atau produk – produk yang akan mereka impor terlebih dahulu harus dibebaskan dari hama apa pun. Selain produk menjadi aman dari hama penyebaran hama lintas negara bias dihindari.

BEBERAPA JENIS FUMIGASI YANG UMUM DILAKUKAKAN

  1. Fumigasi perawatan dokumen, arsip dan benda purbakala (benda berharga yang perlu dilestarikan) bertujuan agar produk dapat bertahan dalam jangka waktu panjang sehingga nilai produk tersebut relative stabil dan meningkat seiring berjalannya waktu, dikarenakan produk tersebut memiliki arti yang sangat penting. Biasanya fumigan yang digunakan adalah fumigan terdaftar yang aman bagi aplikator dan lingkungan. Bahan fumigan untuk jenis fumigasi ini biasanya menggunakan Phospin, Methyl Bromide, Sulphur Flouride, Ethyl Formate dengan dosis sesuai dengan ketentuan.
  2. Fumigasi hasil pertanian adalah fumigasi untuk perawatan hasil pertanian seperti palawija dan jenis lainnya agar produk tersebut dapat bertahan dalam waktu panjang, sehingga nilai produk tersebut relative stabil dan meningkat seiring berjalannya waktu  dan dari segi jumlah atau volume akan tetap karena hama pengganggu telah di eliminasi, dengan demikian dapat meningkatkan nilai jual produk pertanian tersebut. Bahan fumigan untuk jenis fumigasi ini biasanya menggunakan Phospin, Methyl Bromide, Sulphur Flouride, Ethyl Formate dengan dosis sesuai dengan ketentuan.
  3. Fumigasi kendaraan darat, laut dan udara, ditujukan untuk kendaraan pembawa produk agar tetap dalam keadaan steril dari hama dan menjaga performa dari kendaraan tersebut, menjaga keamanan kendaraan, menjaga kenyamanan berkendara serta menjaga produk yang dibawa selalu dalam keadaan baik. Bahan fumigan untuk jenis fumigasi ini biasanya menggunakan Phospin, Methyl Bromide, Sulphur Flouride, Ethyl Formate dengan dosis sesuai dengan ketentuan.
  4. Fumigasi Pra Pengapalan, Eksport dan Import, fumigasi yang ditujukan untuk tempat sementara pendistribusian logistik seperti container, palka kapal laut dan pesawat, bertujuan untuk melindungi produk yang dibawa ke tempat pendistribusian agar kondisi produk tetap aman dan baik dan sebagai perlakuan standar BARANTAN agar penyebaran penyakit pada tanaman dapat ditekan. Bahan fumigan untuk jenis fumigasi ini biasanya menggunakan Phospin, Methyl Bromide, Sulphur Flouride, Ethyl Formate dengan dosis sesuai dengan ketentuan.
Dikarenakan aplikasi fumigasi sangat berbahaya sangat ditekankan kepada aplikator untuk melakukan persiapan yang matang mulai dari persiapan alat seperti Alat Pelindung Diri (APD), alat ukur dan alat pendukung lainnya sehingga tujuan dari fumigasi dapat dicapai dengan maksimal

Kantor tiga permata selaras









Selasa, 04 Desember 2018

Fumigasi

PT. Tiga Permata Selaras adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa Fumigasi, dan Pest Control. selain fumigasi dan pest control  kami juga membantu dalam pengurusan phytosanitary Health Certificate, dan packing.
untuk informasi dapat menghubungi kami di 
089648498596/Arya
085780804567/ 081218888064 saiful
kantor 02188969171/72 
Email tigapermata3@gmail.com

Foblat ( Fogging, Bersih bareng pesilat )

Kegiatan ini diprakasai oleh IPSI Kec. Mustika Jaya-Kota bekasi. Dalam konteks ini para pesilat yang berada di wilayah kota bekas...